Senin, 16 November 2015

Membaca Essay Modest Proposal karya Jonathan Swift



Jonathan Swift lahir pada 30 November 1667 di Dublin Irlandia, penulis Irlandia, pendeta dan satiris. Jonathan Swift dibesarkan tanpa ayah. Di bawah asuhan pamannya, ia menerima gelar sarjana dari Trinity College dan kemudian bekerja sebagai asisten seorang negarawan itu. Akhirnya, ia menjadi dekan Katedral St. Patrick di Dublin. Sebagian besar tulisannya diterbitkan dengan nama samaran. Dia dikenang karena bukunyanya 1.726 buku Gulliver.
A Modest Proposal dengan judul kompleks yaituFor Preventing The Children of Poor People in Ireland, From Being Aburden to Their Parents or Country, and For Making Them Beneficial to The Public karya Jonathan Swift (1729) ini adalah karya yang sangat fenomenal pada masanya dan ketenarannya berlangsung cukup lama karena isinya yang memang eksentrik, ekstrim, dan sindiran yang cukup pedas terhadap para orang kaya di Irlandia, sistem politik disana, dan juga pada negara Inggris yang memang mempunyai hubungan dan kebijakan politik pada saat itu.
A Modest Proposal  dianggap sebagai salah satu contoh satir terbaik dalam sastra dunia.A Modest Proposal sudah sejak lama dinilai sebagai sebuah karya tak tertandingi kecemerlangan retorisnya, dan terus mendatangkan pembaca baru dan perhatian penting tambahan sampai saat ini. Ditulis dalam panndangan seorang ekonom yang mempunyai tujuan baik dan diterbitkan dalam bentuk pamflet populer, dalam tulisan ini penulis berpendapat bahwa masalah kemiskinan di Irlandia dapat diatasi dengan cara terbaik yaitu  menjual anak-anak orang miskin sebagai makanan bagi para orang kaya. Tulisan aneh ini merupakan manifestasi dari kemarahan Swift di apa yang dilihatnya dari kebijakan ekonomi dan kebijakan politikyang memalukan dan keji dari pemerintah Irlandia dan Inggris.
Dalam A Modest Proposal yang telah disebutkan diatas, Swift mengatakan bahwa dalam rangka untuk lebih memerangi kemiskinan dan kelebihan populasi Irlandia, anak-anak orang miskin harus dijual sebagai makanan untuk orang kaya. Akibatnya, menurutnya bukan hanya populasi yang akan  berkurang, tetapi juga penghasilan orang miskin di Irlandia akan meningkat secara signifikan karena mereka menjual anak-anak mereka. Dalam mengembangkan tulisan yang  ekstrim ini, Swift memberikan rincian yang lengkap, memanfaatkan biaya membesarkan anak, yang akan disimpan jika anak dimakan, memperkirakan porsi penduduk yang terkena dampak ini, dan bahkan memberikan ide-ide spesifik mengenai jumlah porsi anak yang mungkin akan disediakan. Dia menyarankan bahwa daging dari anak-anak dari Irlandia akan dianggap lezat untuk keduanya yaitu bangsa Inggris dan pemilik tanah Irlandia kaya, dan karenanya daging lezat itu akan sangat dicari untuk pesta dan acara-acara khusus. Sepanjang satir Swift bergantung pada sudut pandangekonom, seorang visioner yang bermaksud baik dan simpati bagi orang miskin yang menyebabkan dia menyarankan sebuah obat dari kejamnya pembunuhan.
Jonathan Smith datang dengann langkah-langkah ekstrem mengenaisolusi baru untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi negaranya. Seperti kutipan dibawah ini :
“I have been assured by a very knowing American of my acquaintance in London, that a young healthy child well nursed is at a year old a most delicious, nourishing, and wholesome food, whether stewed, roasted, baked, or boiled; and I make no doubt that it will equally serve in a fricassee or a ragout.”
 Dia menjelaskan berapa usia yang pas dan cocok untukmakanan utama para orang kaya. Dia juga memberikan daftar saran tentang bagaimana memasak mereka? Seorang anak yang sehat dan dirawat dengan baikpada usia satu tahun merupakan makanan bergizi, sehat dan paling lezat. Apakah direbus, dipanggang, dibakar, atau dikukus, ataupun sesuai selera? Semua hal ini berbicara tentang “memakan anak-anak” merupakan sebuah kejutan karena sarannya cukup menggangu, Swift ironisnya membahas tentang nasib kelaparan para pengemis di Irlandia.
Tema utama dari tulisan Swift ini digunakan untuk menyerang Inggris kontemporer dan politik Irlandia. Dia berfokus pada metaforis "melahap" sumber Irlandia oleh kebijakan Inggris dan oleh pemilik tanah Irlandia kaya, kesungguhan metafora untuk menyerang posisi kedua belah pihak. Pada intinya, sarannya adalah bahwa bangsa Inggris dan pemilik tanah kaya dari Irlandia adalah yang menyebabkan kemiskinan dan penderitaan penduduk.  Sindiran Swift adalah dengan secara langsung dan juga tidak langsung yang termuat dalam tulisannya A modest Proposal ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar